Pria ini Mengaku Yang Pertama Kali Menemukan Kaluhara II di Danau Dekat Ladangnya

Nasir (45) menunjukan lokasi penemuan orangutan yang telah diberondong 130 peluru

UPDATEINDONESIA.COM- Nasir (45), seorang warga yang sehari-hari mengurus kebun, mengaku pertama kali melihat seekor orangutan di tepi danau, Sabtu (3/2/2018).

Menurut Nasir, orangutan itu terlihat bergelantungan di salah satu pohon dekat danau, tidak jauh dari kebunnya. 

“Awalnya saya kira itu monyet, tapi badannya besar sekali,” ujarnya saat Tim Conservation Orangutan Project (COP) meninjau lokasi di Kecamatan Teluk Pandan, Rabu (7/2/2018) siang.

Nasir mengaku sempat menghubungi petugas Taman Nasional Kutai (TNK) karena merasa ada yang tidak wajar dengan keberadaan hewan tersebut. 

Ia menambahkan, warga sekitar tidak berani mendekati orangutan itu. "Kami bersama warga disini tidak berani mendekati hewan itu," katanya.

Dua hari setelah laporan, Senin (5/2/2018), petugas Balai TNK mengevakuasi orangutan tersebut.

 Namun, kondisi hewan yang diberi nama Kaluhara II itu sangat parah akibat luka tembak, sehingga harus dibawa ke Bontang untuk perawatan medis. 

Sayangnya, nyawa Kaluhara II tidak tertolong.

Hasil autopsi COP menemukan sedikitnya 130 peluru senapan angin bersarang di tubuh orangutan berusia remaja ini. COP menduga luka tembak itulah penyebab kematiannya. 

Pasca kejadian, COP mendesak kepolisian setempat untuk mengungkap pelaku yang menembak hewan dilindungi ini.

Terpisah, Kapolres Kutai Timur AKBP Teddy Ristyawan memastikan jajaran kepolisian telah turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). 

“Reskrim sudah turun ke TKP. Kita akan selidiki sampai tuntas karena kasus ini menjadi perhatian banyak pihak, termasuk Polda Kaltim,” tegasnya. 


Editor : Sena Arizona