Komisi V DPR RI Minta Utamakan Keselamatan Konstruksi (K2)

Komisi V DPR RI melakukan peninjauan pembangunan proyek strategi nasional di Sumatera Utara yaitu Ruas Jalan Tol Medan - Tebing Tinggi Segmen I dan Jalur Rel Ganda Kereta Api Layang Kualanamu - Bandar Khalifah, Sumatera Utara, Kamis (19/4)

UPDATEINDONESIA.COM- Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemy Francis menilai pengawasan terhadap keselamatan konstruksi harus menjadi perhatian serius dalam pengerjaan proyek. Ia berharap kontraktor tidak hanya mengejar target penyelesaian proyek dan mengesampingkan keselamatan konstruksi (K2).

"Kita datang kemari ingin melihat secara langsung pengawasan keselamatan konstruksi terhadap proyek-proyek strategis nasional yang ada di Sumatera Utara, walaupun proyek yang kita kunjungi tidak termasuk dalam moratorium keselamatan konstruksi oleh Kementerian PUPR, namun rekomendasi keselamatan konstruksi itu berlaku secara umum dalam pengerjaan proyek," kata Fery saat rombongan Komisi V DPR RI meninjau langsung Ruas Jalan Tol Medan - Tebing Tinggi Segmen I dan Jalur Rel Ganda Kereta Api Layang Kualanamu - Bandar Khalifah - Medan, Sumatera Utara, Kamis (19/4).

Ia menilai kecelakaan yang terjadi di sejumlah konstruksi proyek strategis nasional, seperti robohnya konstruksi overpass Tol Manado-Bitung harus menjadi pelajaran bagi pengerjaan konstruksi di lapangan. "Jangan sampai standar operasional yang sudah ditentukan itu dilanggar yang akhirnya berakibat fatal," kata Fery

Sebagaimana diketahui, Menteri PUPR telah menyampaikan kepada Komisi V DPR terkait dengan rekomendasi keselamatan konstruksi, diantaranya pengetatan pelaksanaan standar operasional terhadap pekerjaan-pekerjaan yang beresiko tinggi.

"Kita telah berdiskusi dengan petugas K2 nya di sini, bahwa mereka telah melakukan upaya pengetatan-pengetatan untuk menjaga keselamatan konstruksi, jangan sampai apa yang telah disampaikan menteri tidak dilaksanakan di lapangan," ungkapnya.

Dia juga sampaikan bahwa temuan-temuan di lapangan akan didiskusikan kembali dengan menteri terkait agar keselamatan konstruksi bisa berjalan hingga proyek-proyek yang dikerjakan selesai.

Politisi Partai Gerindra ini berharap, pengerjaan proyek-proyek strategis nasional yang beresiko tinggi di Sumatera Utara harus terus ditingkatkan. Serta memperhatikan keselamatan konstruksi, mulai dari petugas K2 nya, pengawasnya hingga masyarakat di sekitar pengerjaan proyek. (*)