Sopir Pribadi Kasi Pidsus Kejari Bontang Ditangkap Polisi

share on:
PMS (30) (kaos hitam) didampingi Kanit 1 Reskrim Polres Bontang, Ipda Probo Suja Samhari.

UPDATE.BONTANG - Polisi menangkap sopir pribadi Kasi Pidsus Kejari Bontang. Pria berinisial PMS (30) itu diduga menilap uang kas kantor senilai 25 juta, dan jam tangan force serta cincin emas 8 gram milik majikannya. Total kerugian ditaksir mencapai 45 juta.

“Pelaku sudah dijemput oleh Tim dan saat ini dalam pemeriksaan,” tutur Kanit 1 Reskrim Polres Bontang, Ipda Probo Suja Samhari. Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 363 KUHPidana tentang pencurian.

Pelaku ditangkap di Jawa Timur pada 01 Februari 2020, sekira pukul 23.00 waktu setempat. Dan tiba di Bontang, Senin (03/02). Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 363 KUHPidana tentang pencurian.

Saat dikonfirmasi, pelaku mengaku melancarkan aksinya saat majikannya dinas di luar kota. Ia sudah mengetahui keberadaan uang tersebut yang disimpan dalam lemari. Tak berselang lama, ia minta izin pulang ke kampung halamannya untuk menemui istri dan ketiga anaknya.

"Hasilnya untuk foya-foya dan keperluan sehari-hari. Sebagian untuk dugem. Karena waktu itu saya memang lagi tidak punya uang,” ujar pria berbadan gempal itu.

Terpisah, Yudo Adiananto membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, pelaku bekerja di rumahnya sejak 10 bulan lalu sebagai supir dan penjaga rumah.

Kecurigaannya bermula ketika ia mengikuti acara serah terima jabatan Kajari Samarinda. Sejak malam hingga pagi, pelaku menghilang di hotel.

Namun karena menaruh iba, ia minta itikad baik mengembalikan uang dan barang tersebut. Namun, karena tidak ada respon ia lalu melaporkan kasus ini ke Polres Bontang pada 27 Januari 2020.

“Sudah berikan kesempatan untuk memberikan itikad baiknya 1×24 jam, tapi tidak direspons,” tuturnya. (**/sena) 


share on: